Selasa, 12 Desember 2017

Tata Kelola

Tata Pamong

Dalam rangka menciptakan tata pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, adil, FAI UMSB dipimpin oleh seorang Dekan dan seorang wakil dekan bila jumlah mahasiswa melebihi 500 (Statuta UMSB, 2007 ) orang dengan  masa tugas selama empat tahun dan dapat dipilih kembali untuk dua periode.

  • Dekan mempunyai tugas memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengamalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan bagi pegawai edukatif dan non edukatif, mahasiswa, serta membina penyelenggaraan administrasi fakultas.
  • Dekan dan Ketua Prodi bekerja secara bersama dalam pengelolaan dan pencapaian tujuan fakultas yang meliputi tujuan bidang akademik, bidang sumber daya, bidang kemahasiswaan, dan bidang penjaminan mutu.
  • Dalam rangka pencapaian visi-misi dan tujuan fakultas, Dekan bertanggungjawab penuh terhadap keberhasilan pecapaian tujuan di bidang akademik, sumber daya, kemahasiswaan, dan penjaminan mutu.
  • Ketua Prodi bertanggungjawab untuk membantu Dekan dalam pencapaian tujuan fakultas meliputi keempat bidang tujuan tersebut.

 

Prosedur pengangkatan Dekan sebagai berikut :

Setiap akhir periode kepemimpinan Dekan akan dilakukan pemilihan Dekan baru dengan prosedur sebagai berikut (Statuta UMSB, 2011 dan Peraturan PP Muhammadiyah) :

  1. Senat fakultas mengadakan penjaringan sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang bakal calon Dekan
  2. Senat fakultas mengajukian bakal calon Dekan kepada Rektor melalui Dekan
  3. Rektor meminta pertimbangan kepada PWM (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah) dalam aspek Al Islam dan Kemuhammadiyahan selambat-lambatnya 7 (hari) hari sejak diterimanya bakal calon Dekan dari Dekan
  4. PWM memberikan pertimbangan aspek Al-Islam dan Kemuhammadiyahan terhadap bakal calon Dekan dan menyampaikan kepada Rektor selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak diterimanya permintaan dari rektor
  5. Apabila dalam waktu 14 (empat belas) hari sejak diterimanya surat permintaan dari Rektor, PWM tidak menyampaikan pertimbangannya, Rektor mengajukan bakal calon Dekan kepada Dekan.
  6. Rektor menyampaikan bakal calon Dekan kepada senat fakultas selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterimanya pertimbangan PWM
  7. Apabila bakal calon Dekan yang diajukan Rektor menurut PWM dianggap tidak layak, Dekan dapat mengajukan calon pengganti untuk diajukan ke PWM melalui proses penjaringan bakal calon Dekan
  8. Senat fakultas memilih 2 (dua) orang bakal calon Dekan, selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak diterimya pengajuan dari Rektor
  9. Senat fakultas menyerahkan 2 (dua) orang calon Dekan terpilih kepada Rektor berdasar urutan abjad tanpa menyebut jumlah perolehan suara disertai kelengkapan administrasinya selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak pemilihan
  10. Rektor menetapkan salah satu dari 2 (dua) orang calon Dekan menjadi Dekan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak diterimanya permintaan dari senat fakultas.
  11. Dalam hal tidak terpenuhinya jumlah 3 (tiga) bakal calon dekan untuk setiap bidang, proses pengajuan bakal calon Dekan dapat diteruskan.

 

Prosedur pengangkatan Wakil Dekan sebagai berikut :

  1. Dekan mengajukan sekurang-kurangnya 2 (dua) orang bakal calon Wakil Dekan untuk setiap bidang Wakil Dekan kepada senat fakultas untuk mendapatkan pertimbangan
  2. Apabila bakal calon Wakil Dekan yang diajukan Dekan dianggap tidak layak Dekan dapat mengajukan calon pengganti kepada Senat Fakultas
  3. Dekan mengajukan bakal calon Wakil Dekan kepada Rektor disertai pertimbangan Senat Fakultas
  4. Rektor meminta pertimbangan kepada BPH dalam aspek Al-Islam dan Kemuhammadiyahan selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterimanya bakal calo Wakil Dekan dari Dekan
  5. BPH memberikan pertimbangan aspek Al-Islam dan Kemuhammadiyahan terhadap bakal calon Wakil dekan dan menyampaikan kepada Rektor selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak diterimanya permintaan dari Rektor
  6. Apabila dalam waktu 14 (empat belas) hari sejak diterimanya surat permintaan dari Rektor, BPH tidak menyampaikan pertimbangannya, Rektor dapat menetapkan salah satu dari 2 (dua)  orang calon Wakil Dekan
  7. Rektor menetapkan salah satu dari 2 (dua) orang calon Wakil Dekan untuk setiap bidang menjadi Wakil Dekan
  8. Apabila bakal calon Wakil Dekan yang diajukan Rektor menurut BPH dianggap tidak layak, Rektor dapat meminta Dekan mengajukan calon pengganti untuk diajukan ke BPH
  9. Dalam hal tidak terpenuhinya jumlah minimal 2 (dua) bakal calon Wakil Dekan untuk setiap bidang, proses pengajuan bakal calon Wakil Dekan dapat diteruskan.


Info